Bismillahhirrahmannirrahim

Assalamu"alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Subbanallah wal Hamdulillah Walaillah Illahahu Akbar
Segala puji bagi Allah SWT. Yang telah menumbuhkan benih cinta kepada umatNya. Hanya kepadaMu lah kami berserah. Dan menyerahkan segala urusan di dunia ini kepadaNya. Hari ini saya akan membahas tentang Kesiapan Menyempurnakan Agama.

Menikah...
Bukan hal yang asing bagi kita. Jika Mendengar kata Menikah.

Pernikahan atau menikah adalah impian terbesar bagi semua manusia di muka bumi ini. Di dalam Al-qur'an sudah jelas Allah sudah menyerukan bahwa " Menikahlah kamu maka niscaya akan AKU cukupi". Lalu apa lagi sih yang menjelaskan tentang menikah?? kok saya sampai saat ini belum bertemu dengan jodoh saya???
Hmm...sahabat..ingat ya.. bahwa Alloh sudah menggaris kan seseorang mengenai hal ini.

Diantaranya JODOH...RIZEKI, MAUT Lantas? mengapa kita tidak berusaha mendapatkan JODOH kita.

Di sini saya pribadi ingin sekali menshare sedikit tentang Jodoh yang datang sendiri tanpa perlu berusaha lebih giat ...Semoga bisa di ambil hikmahnya ya sahabat..
Dulu saat masih kuliah tingkat akhir di perguruan tinggi swasta, Saya pribadi
tertarik dengan salah satu organisasi kampus. Namun, kita bukan di perguruan tinggi yang sama. Lantas mengapa saya bisa tertarik dengan ikhwan ini??
Jawabanya tentu mudah. Itu karena  saya suka bergaul dengan organisasi lain. Bersilahturahmi itu sangat bagus loh, dan memang mempermudah jalan mendapatkan jodoh. Singkat cerita saya ingin sekali berkenalan dengan dirinya. Dan tentu saja melalui perantara lain. Hingga akhirnya saya menyadari bahwa itu tidak akan mungkin. Karena ikhwan  itu sudah memiliki jodoh yang lebih pantas untuk mendampingi dirinya. 
Dan saya pribadi tidak menyerah begitu saja. Berusaha sudah saya jalani. Dan terakhir tinggal berdoa. Di sepertiga malam di malam bulan Ramadhan, memang doa yang sangat mustajab di kabulkan. Saya pribadi teringat akan pesan seorang ustad dan ustadzah di sebuah majelis taklim bak itu di masjid yang saya datangi. Ataupun yang sering saya pribadi dengar dan lihat di televisi.
Saya pribadi ingat sekali saat itu di bulan Ramadhan. Tepatnya di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, saya pribadi ingin sekali menjadikan Ramadhan saat itu menjadi Ramadhan terakhir saya. Dan saya terus berpikir bahwa hari ini saya benar benar tidak tidur seharian, menunggu malam Lailatul qadar.. malam yang indah dari seribu bulan.
Sepanjang malam saya membaca Al Qur'an hingga mata terasa pedih, dan di lanjutkan dengan shalat tahajud dan memanjatkan doa. Kembali lagi membaca Al Quran.
Alhamdulilah Alloh menjawab semua doa saya. Melalui silahturahmmi di rumah embah tahun 2014 lalu. Saya pribadi bertemu dengan sosok laki-laki yang sangat baik hati. Terlihat ramah kepada semua orang termasuk kedua orang tua dan kedua adik saya. Alloh memang Maha Baik memberikan hadiah yang begitu luar biasa.
Kalian mungkin tidak percaya, bahwa doa yang sering saya panjatkan di saat bulan Ramadhan lalu. Hampir semua keingina saya saat berdoa di kabulkan Alloh SWT. Alhamdulilah..memiliki pasang yang sama-sama dengan pribadi saya dan tentunya insyalloh bisa membimbingi saya menuju surga bersamadi akhirat kelak. AminYarabbalalamin..
Tahun berganti...penantian untuk menikah di tahun 2015 belum di ijinkan. Memang banyak sekali halangan dan rintangan untuk saya pribadi dan calon suami. Namun, kunci kita berdua adalah SABAR. Karena orang sabar sangat dekat dengan Alloh. Orang mungkin bisa saja bilang sabar namun itu semua kami berdua jalani dengan penuh rasa syukur dan ikhlas. Karena sabar juga belum tentu bisa kita rasakan jika tidak di imbangi dengan rasa syukur dan ikhlas.
Sahabat tercinta...saya pribadi sagat sedih melihat kaum Hawa. Khususnya mereka musmilah yang terlambat menikah. Saya pribadi sangat paham dengan apa yang mereka rasakan. Mungkin beberpa faktor yang mereka alami sama seperti semua muslimah. Mungkin d dalam lubuk hatinya yang terdalam ingin sekali merasakan kebahagian bersama. Namun, menikah bukan perkara yang mudah loh..
Menikah itu menyatukan dua kepala yang berbeda. Bukan hanya kita berdua saja. Namun keluarga dari masing masing kita juga harus di pikirkan. Sistem kepercayaan dan saling memahami itulah kunci kita sukses menjalani kehidupan rumah tangga yang abadi.Saling menghargai dan menyayangi, Bersabar dan ikhlas menghapi itulah yang harus kita jaga selama-lamanya.
Semoga yang belum di pertemukan jodohnya. Rajinlah sholat tahajud. Puasa sunnah jangan pernah di tinggalkan. Berdoa dan berusaha itu juga penting.
Wassalamu'alaikumwarahmatullahi wabarakatuh..






Komentar

Postingan Populer