Menjadi Wanita Yang Berkarakter

Bismillahhirrohmannirohim
Assalamu'alikum wr wb
_marliyana_


Menjadi pribadi yang tangguh dalam berrumah tangga. Merupakan sebuah tantangan tersendiri di dalam membangun peradaban dalam rumah tangga. Dan tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena, konsistensi yang di bangun harus di sepakati dan di jalankan bersama. Ibarat perahu Suami yang menjadi nahkodanya. Dan sang istri sebagai pendukung. Untuk sampai ke tempat tujuan harus ada kesepakatan bersama agar tidak terjadi komunikasi yang salah. Untuk itu dalam berrumah tangga hilangkan semua rasa ego yang mendera di masing-masing kepala. Dinginkan suasana hati dengan belaian lembut serta selalu sematkan senyum.


Pernikahan merupakan sebuah ibadah yang telah di berikan oleh Alloh swt menuju tujuan. Dan apakah tujuan tersebut? Setiap yang di kerjakan pada akhirnya akan bermula di akhirat.
Dalam firman Alloh swt  mengatakan "menikah akan membuka berbagai macam pintu rezeki".
Menjaga keharmonisan dalam berrumah tangga sangatlah penting.

Sebab, didalamnya mengandung sebuah arti tersendiri. Lantas apakah setiap hari harus membangun rasa jatuh cinta???

Jawabannya tentu saja "Iya" karena, Cinta akan melarutkan suasana yang panas menjadi cair.  Begitu sebaliknya orang yang sedang jatuh cinta akan merasakan indahnya milik berdua. Bagaimana bisa kita jatuh cinta kembali padahal usia pernikahan sudah lebih dari 10 th? Usia pernikahan jangan pernah di jadikan patokan. Jalani saja hidup ini dengan santai dan Ikhlas. Saya mencoba kembali menginggat awal pertemuan dgn mantan pacar yang sekarang menjadi suami serta Ayah bagi seorang putri kecil kami yang cantik bernama "Gita Hasna Aryaningrum". Sejak pertama bertemu saya terlebih dahulu mengajaknya untuk membuat surat cinta. Pastinya kalimat yang kami ucapkan dulu tentu beda sekali dgn kenyataan yang kami lakukan selama ini.

Setelah usia pernikahan 2(dua) tahun lebih. Menulis kembali surat cinta yang kini isinya bagaimana saya jatuh cinta kembali  kepada suami. Bagi saya beliau orang yang tiada duanya. Sikap sholehnya terkadang membuat saya malu. Tak jarang saya sering tersindir dgn ucapan yang dilontarkan. Hal yang di sampaikan saat mendapatkan surat cinta dari saya adalah ucapan "terima kasih". Kalimat yang sering kita dengar tapi tak banyak yg tau apa makna dari ucapan yang di sampaikan beliau. Hanya kita berdua yang saja yang saling memahami satu sama lain. Walaupun hanya ucapan singkat,tetapi mengandung arti yang mendalam untuk saya pribadi selaku istrinya.

Anak

Setiap anak memiliki peran dan kemampuan yang berbeda-beda. Dan untuk anak pribadi saya adalah biarlah ia menentukan sendiri apa yang menjadi kesukaannya tidak boleh di kekang. Selama itu bermakna positif dukung dan arahkan adalah tugas orang tua.

Tak banyak yang tau, tetapi saya selaku Ibunya menemai sepanjang hari mulai bangun tidur hingga tertidur. Di usia 15 bulan ini anak memiliki kebiasaan yang unik salah satunya dgn musik. Alunan suara piano membuat sang anak mahir dalam memainkan jari jemarinya. Kecintaannya ini terlihat saat Ayahnya mengajarkan atau menyentuh anak musik piano di rumah. Dan tentunya melihat orang terdekat memainkan gitar. Saya dan suami sepakat di usia seblm 5 tahun sudah di kenalkan alat musik dan jika ia sudah menentukan alat musik yang disukai akan kami fokuskan untuk di ajarkan ke sekolah musik.

Diri Sendiri Di mata Keluarga

Sejak usia remaja memang di ajarkan untuk tangguh dalam menghadapi apapun. Ketika di tinggal org tua bekerja mencari nafkah saya pribadi menjadikan hidup tangguh dan disiplin. Serta di ajarkan juga untuk belajar mandiri tanpa bntuan orang lain. Semua itu di terapkan dalam kehidupan sehari-hari serta berlaku untuk sekarang. Ketika memasuki fase rumah tangga dimana Seorang Ibu mempunyai banyk peran. Terlebih lagi mempunyai sebuah amanah yg besar dari Sang Pencipta Alloh Swt. Anak merupakan tabungan yang akan kita petik hasilnya jika sudah dewasa.

Untuk itu, seorang seorang ibu perlu sekali menerapkan pola hidup disiplin dan tangguh. Arti kata tangguh berarti mandiri tidak menyusahkan orang lain. Sekalipun itu orang tua. Karena jika sudah menikah sudah sewajarkan kita melakulan apapun berdua dengan suami. Lantas komunikasi harus tetap di bangun.  Agar semua yang dilakukan berjalan teratur tanpa sesuatu hal yang tidak direncankan. Saya yakin saya mampu menerapkan itu semua di keluarga kecil saya. Walaupun terkadang setiap keimanan menggoyahkan keyakinan.

Terlebih lagi sikap mandiri yang saya punya juga di terapkan dalam rumah tangga. Sering sekali suami tidak ada di rumah karena dinas ke luar negeri, mandiri dan belajar semua sendiri merupakan tanggung jawab  seorang istri dalam menjaga rumah. Istri di amanakan oleh suami maka sudah sepantasnya ia melakukannya tanpa bantuan orang lain.

Lingkungan 

Dalam hidup sudah di rencanakan oleh Alloh swt. Setiap bayi yang lahir tentu punya maksud dan tujuan. Tinggal manusianya yang melihat situasi tersebut. Saya yakni selama 28 tahun saya di hidup di dunia ini tentu mempunyak maksud dan tujuan. Salah satu cara agar saya dapat bermanfaat bagi orang banyak adalah menerapkan sikap yang profesional. Baik itu sebagai Ibu, Istri dan Anak. Lantas peran saya sebagi Orang lain yang berada di masyarakat bagaimana??

Tentunya saya ingin sekali menjadi perempuan yang hebat serta berkarya di luar tanpa meninggalkan peran sebagai Ibu dan Istri ketika di rumah.

Saya berpikir bahwa hidup selama 28 tahun ini belum bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar khususnya. Peran yang ingin di ambil adalah dapat membangun sebuah usaha konsultan.Dulu ketika hamil anak pertama berpikir untuk mengembangkan jasa konsultan pajak. Dalam menerapkan sistem tersebut tentunya anak-anak muda.
Mengapa anak-anak muda harus kenal pajak??
Karena, banyak sekali di antara kita tidak banyak yang tau tentang pajak yang kita terapkan. Tak jarang anak-anak muda hanya sekedar tau tanpa mengamalkannya. Tetapi ini hanyalah mimpi terbesar saya. Dan jika saya benar-benar mewujudkan mimpi ini saya harus belajar banyak. Dan tentunya menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Namun, mimpi bisa saja terwujud jika ada sesuatu yang menggerakkan. Karena setiap manusia adalah pemimpin untuk dirinya sendiri. Saya hanya ingin membuat anak-anak muda agar tidak terjerumus pada kemaksiatan. Karena, Alloh swt memilih kita sebagai manusia sebagai "pemenang".



Komentar

Postingan Populer